Mengembalikan Kejayaan SMAN 1 Lambu dalam kegiatan MPLS Tahun [pelajaran 2026/2027
Lambu, 13 Juli 2026 — SMAN 1 Lambu membuka tahun pelajaran 2026/2027 dengan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah yang berlangsung sejak Senin, 13 Juli 2026 dan dijadwalkan selesai pada Sabtu, 18 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan lingkungan sekolah secara aman, inklusif, dan mendukung pemulihan prestasi akademik serta karakter untuk mengembalikan kejayaan SMAN 1 Lambu.
Upacara pembukaan MPLS Ramah dilaksanakan pada Senin pagi, 13 Juli 2026 di lapangan utama sekolah. Upacara dihadiri oleh kepala sekolah, guru, panitia MPLS, wakil orang tua siswa, dan seluruh peserta didik baru. Dalam sambutannya, Kepala SMAN 1 Lambu bapak Muhammad Ali, S.E menegaskan komitmen sekolah untuk menciptakan suasana belajar yang ramah, bebas kekerasan, dan mendukung potensi setiap peserta didik. Ia mengajak seluruh civitas akademika bersinergi demi peningkatan kualitas pendidikan dan mengembalikan nama baik sekolah dalam prestasi akademik maupun nonakademik.
Rangkaian kegiatan MPLS Ramah meliputi pengenalan tata tertib, kurikulum, sarana prasarana, program ekstrakurikuler, serta sesi penguatan karakter seperti pendidikan nilai kebangsaan, anti-bullying, dan literasi digital. Kegiatan utama yang digelar antara lain:
-
Orientasi tata tertib sekolah dan pengenalan lingkungan fisik, kelas, laboratorium, perpustakaan, dan fasilitas olahraga.
-
Sesi sosialisasi kurikulum dan bimbingan belajar efektif untuk membantu peserta didik menyesuaikan diri dengan tuntutan akademik.
-
Workshop literasi digital dan etika penggunaan media sosial untuk mencegah informasi salah dan cyberbullying.
-
Materi kesehatan reproduksi remaja dan pencegahan narkoba yang melibatkan narasumber dari puskesmas.
-
Simulasi tanggap darurat dan keselamatan sekolah (evakuasi kebakaran dan bencana ringan).
-
Kegiatan penguatan karakter: nilai-nilai gotong royong, disiplin, tanggung jawab, dan kepemimpinan melalui permainan edukatif dan diskusi kelompok.
-
Pengenalan ekstrakurikuler dan pementasan bakat untuk menumbuhkan minat dan potensi siswa di bidang seni, olahraga, dan sains.
Panitia juga menyiapkan sesi ramah anak yang memberi ruang bagi peserta didik untuk menyampaikan harapan, keluhan awal, dan gagasan terkait suasana belajar. Setiap sesi dipandu guru pembimbing, konselor sekolah, dan pengurus OSIS yang berpengalaman. Pendekatan ramah anak ditonjolkan dengan metode partisipatif, diskusi kelompok kecil, dan kegiatan berbasis permainan sehingga peserta didik baru merasa diterima dan aman.

Selain agenda di sekolah, panitia menggandeng pihak-pihak mitra seperti Puskesmas Lambu untuk penyuluhan kesehatan, aparat setempat untuk sosialisasi keamanan, serta organisasi masyarakat untuk mendukung program anti-bullying. Keterlibatan orang tua juga difasilitasi melalui pertemuan singkat dan sesi tanya jawab pada hari kelima kegiatan untuk menyamakan pemahaman tentang peran keluarga dalam mendukung proses adaptasi siswa.
Ketua panitia MPLS menyatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya fokus pada pengenalan teknis sekolah, tetapi juga menargetkan pembentukan budaya sekolah yang kondusif serta peningkatan kualitas siswa secara menyeluruh. “Melalui MPLS Ramah, kami berharap setiap siswa baru merasa aman, termotivasi, dan mampu menunjukkan prestasi terbaiknya sehingga SMAN 1 Lambu dapat kembali berprestasi,” ujarnya.
Kegiatan direncanakan ditutup pada Sabtu, 18 Juli 2026 dengan refleksi bersama peserta, penyerahan sertifikat partisipasi, dan penampilan ekstrakurikuler. Panitia berharap hasil MPLS akan menjadi fondasi kuat bagi aktivitas pembelajaran sepanjang tahun ajaran 2026/2027.
Tim Media SMAN 1 Lambu.
Komentar
Jadilah yang pertama berkomentar di sini